Jumat, 6 Mei 2011.
Pagi begitu cerah, dengan balutan kesegaran udaranya. Kicau gereja dan pipit bersahutan menambah semarak keindahan SMANSA. Ratusan sepeda berjajar rapi di halaman sekolah, di depan jajaran sepeda tersebut terpampang spanduk sederhana bertuliskan “Bike to School”. Agak berbeda memang, ada spanduk dari kain putih yang ditulisi dengan cat pylox. Ternyata itulah konsepnya.

Gambar: Segarkan Duniamu
Berikut ini adalah artikel yang ditulis para programmer-nya tentang kejadian itu:
Kita tahu seiring berkembangnya waktu, bumi kita semakin panas saja ketika banyak kendaraan bermotor merayap di jalan-jalan. Peningkatan emisi gas buang kendaraan bermotor menyebabkan udara kotor berpolusi.
Peduli akan hal ini, MMPK Smansa mencetuskan program Bike to School sebagai program baru bagi siswa-siswi SMAN 1 Solo. Program Bike to School digalakkan setiap hari Jumat. Pada hari itu, siswa-siswi SMAN 1 diimbau untuk mengendarai sepeda ke sekolah. Perlahan namun pasti, program berjalan dan semakin banyak pengguna sepeda ke sekolah.
Program Bike to School sebagai salah satu opsi penyelamatan lingkungan, karena dengan mengendarai sepeda beramai-ramai ke sekolah, berarti ikut mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor. Selain menyelamatkan lingkungan, mengendarai sepeda ke sekolah juga menyehatkan badan. Hitung-hitung berolahraga pagi hari, badan menjadi bugar, pikiran segar, mengikuti pelajaran menjadi lancar.
Mengendarai sepeda ke sekolah juga dapat meningkatkan kecintaan dan kedekatan diri dengan lingkungan sekitar. Ya, karena sembari bersepeda, juga dapat menikmati dan mengenali lingkungan sekitar sehingga menumbuhkan kecintaan antara diri dengan alam.









